Langsung ke konten utama

Tanda Pengenal Dalam Gerakan Pramuka

https://asraraspia.umsu.ac.id/


 semestinya setiap siswa mengetahui apa saja tanda pengenal pada seragam Pramuka yang mereka kenakan dalam setiap kegiatan. Kalau diamati dengan seksama pada seragam Pramuka menempel tanda-tanda pengenal yang memiliki arti berbeda.


Tanda pengenal pada seragam Pramuka tersebut berfungsi sebagai tanda kecakapan yang dimiliki pemakainya, identitas diri, tanggung jawab dan juga merupakan penghargaan. Dengan mengetahui apa saja tanda pengenal yang terdapat pada seragam Pramuka, maka diharapkan siswa bisa menjadi lebih paham dan mengenal lebih baik tentang Pramuka.


Macam-macam Tanda Pengenal di Seragam Pramuka

Di dalam Pramuka terdapat beberapa tingkatan yaitu Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega. Model seragam Pramuka pada setiap tingkatan tersebut juga berbeda begitu juga dengan tanda pengenalnya. Nah, supaya kamu lebih paham simak macam tanda pengenal pada seragam Pramuka berikut ini.

1. Tanda Umum

Tanda umum yaitu tanda pengenal pada seragam anggota Pramuka yang sifatnya umum dan merupakan atribut yang memang selalu digunakan oleh seluruh anggota Pramuka dalam setiap kegiatannya. Tanda umum terdiri dari :


a. Tanda Pelantikan

Berupa lambang gerakan Pramuka yaitu Tunas Kelapa dengan warna dasar coklat tua dan tulisan kuning emas. Tanda ini dipasang pada saku atau kerah baju bagian kanan.


b. Tanda Pandu Dunia

Tanda ini memiliki warna ungu yang umumnya dipasang pada saku ataupun kerah baju sisi kiri atas. Tanda ini disebut juga WOSM.


c. Tanda Setangan Leher atau Hasduk

Setiap memakai seragam Pramuka pastilah harus dilengkapi dengan setangan leher atau hasduk. Saat ini terdapat perbedaan mengenai hal tersebut, sebelumnya anggota Pramuka putri mengenakan hasduk yang bentuknya seperti pita memanjang namun sekarang setangan leher yang dipakai sama dengan putra.


d. Tanda Topi 

Kalau membahas tentang apa saja tanda pengenal pada seragam Pramuka bukan hanya sebatas yang menempel pada baju saja melainkan juga topinya. Tanda yang menempel pada topi sekaligus sebagai pengenal tingkatannya. Tanda topi biasanya berbentuk pin yang ditempelkan pada berbagai jenis topi Pramuka yaitu pet, topi dari anyaman rotan, topi baret dan topi boni.


e. Tanda Harian

Tanda harian tidak jauh berbeda dari tanda umum yaitu berupa gambar cikal atau tunas kelapa dengan warna kuning emas. Biasanya di bordir dan ditempelkan pada bagian kerah baju seragam Pramuka.

2. Tanda Satuan

Selanjutnya ada tanda satuan yang dibagi menjadi :


a. Lencana Wilayah

Berupa lambang dari wilayah atau daerah dimana kamu menjadi anggota Pramuka untuk saat ini. Penempatannya pada sisi lengan atas baju.


b. Pita Wilayah

Di dekat lencana wilayah terdapat pita wilayah berupa lokasi kabupaten dimana kamu menjadi anggota Pramuka. Pita wilayah berbentuk lengkung.


c. Pita Nomor

Pita nomor berisi kode angka tertentu berdasarkan wilayah kwartir cabang atau gugus depan (gudep). Letaknya ada di antara pita dan lencana wilayah.


d. Tanda Satuan per Tingkatan

Tanda pengenal ini menunjukkan tingkatan yaitu Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pendega dan Satuan Karya. Peletakannya ada di lengan baju.


3. Tanda Jabatan

Merupakan pengenal yang menunjukkan jabatan anggota Pramuka antara lain yaitu tanda pemimpin utama, pembina, pembantu pembina dan sebagainya.


4. Tanda Kecakapan

Tanda kecakapan terdiri dari tanda kecakapan yang terdiri dari kecakapan umum, kecakapan khusus dan kecakapan Garuda Pramuka.


5. Tanda Penghargaan

Tanda pengenal penghargaan diberikan pada anggota Pramuka yang telah ikut serta dan memberikan kontribusinya pada kegiatan kepramukaan. Tanda penghargaan terdiri dari anggota didik Pramuka, anggota dewasa dan anggota eksternal organisasi gerakan Pramuka.


Demikianlah penjelasan tentang apa saja tanda pengenal pada seragam Pramuka berikut artinya. Kamu juga bisa menjadi anggota Pramuka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERi PEMBELAJARAN KELAS 3 SD "SUMBER ENERGI"

Sumber Energi Sumber Energi adalah segala sesuatu di sekitar yang mampu menghasilkan suatu energi baik yang kecil maupun besar. Ada berbagai macam sumber energi yang bisa menghasilkan Dalam hal pembagian-nya, Sumber energi secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui dan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui 1. Sumber energi yang dapat diperbaharui a. Energi matahari (cahaya) Energi matahari sangat melimpah jumlahnya khususnya bagi wilayah yang beriklim tropis. pemanfaatan sinar matahari adalah dengan menggunakan sel surya yang berfungsi mengubah energi surya menjadi energi listrik. Ada juga yang memanfaatkan sinar matahari untuk memasak dengan menggunakan produk kompor bertenaga sinar matahari contohnya di negara India. b. Panas bumi Panas bumi merupakan energi yang bersumber dari dalam Perut bumi, Panas bumi merupakan energi yang melimpah dan terbarukan sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan energi panas bumi. Selain...

PENDIDIKAN KARAKTER

 Pendidikan Karakter Pengertian Karakter Pendidikan adalah sebuah proses untuk memanusiakan manusia dengan berbagai faktor menuju peradaban manusia. Karena dengan pendidikan diharapkan anak manusia dapat menemukan jati dirinya, kemudian membangun peradaban sebagai cita cita semua ummat manusia. Jadi jelas bawha pendidikan memiliki tugas utama yakni membangun peradaban dari individu sampai seluruh umat.  Dalam pendidikan terdapat nilai nilai yang diusung yakni kebaikan, ini harus dimengerti oleh pendidik, oleh peserta didik dan seturusnya. Salah satu nilai yang diusung tersebut adalah karakter manusia yakni nilai nilai kebaikan atau nilai yang diharapkan mampu menghantarkan individu menjadi yang terbaik dalam membangun peradaban. Thomas Lickona (1016:13) menjelaskan bahwa; Karakter adalah kepemilikan akan “hal hal yang baik” sebagai orang tua dan pendidik, tugas ktia adalah mengajar anak anak dan karakrter adalah apa yang termuat di dalam pengajaran kita.  Jadi jelaslah ba...

PENGGUNAAN BAHASA DALAM KARYA TULIS ILMIAH

 Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan yaitu menggunakan metode ilmiah di dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan menggunakan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang meliputi : bersifat objektif, logis, empiris, sistematik, lugas, jelas, dan konsisten. Sesuai dengan ciri-ciri tersebut, tulisan yang termasuk dalam jenis karya ilmiah di antaranya ialah: makalah (paper), artikel ilmiah, laporan akhir, dan laporan penelitian (termasuk skripsi, tesis, dan disertasi). Dari pengertian tersebut jelas sekali bahwa sebuah tulisan ilmiah harus memenuhi kriteria keilmiahan tertentu serta kriteria kebahasaan yang tertentu pula.  Sifat objektif, logis, sitematik, lugas, dan jelas dalam sebuah karya tulis ilmiah dapat dicapai hanya dengan bahasa yang tepat. Isi atau gagasan yang sangat bagus jika disampaikan dengan bahasa yang kurang tepat atau kuran...