Langsung ke konten utama

Nilai-Nilai yang terkandung dalam Demokrasi

 Nilai-Nilai Demokrasi

Untuk menumbuhkan keyakinan akan baiknya system demokrasi, maka harus ada pola perilaku yang menjadi tuntunan atau norma nilai-nilai demokrasi yang diyakini masyarakat. Nilai-nilai dan demokrasi membutuhkan hal-hal sebagai berikut:

1. Kesadaran akan puralisme. Masyarakat yang hidup demokratis harus menjaga keberagaman yang ada di masyarakat. Demokrasi menjamin keseimbangan hak dan kewajiban setiap warga Negara.

2. Sikap yang jujur dan pikiran yang sehat. Pengambilan keputusan didasarkan pada prinsip musyawarah prinsip mufakat, dan mementingkan kepentingan masyarakat pada umumnya. Pengambilan keputusan dalam demokrasi membutuhkan kejujuran, logis atau berdasar akal sehat dan sikap tulus setiap orang untuk beritikad baik.

3. Demokrasi membutuhkan kerjasama antarwarga masyarakat dan sikap serta itikad baik. Masyarakat yang terkotak-kotak dan penuh curiga kepada masyarakat lainnya mengakibatkan demokrasi tidak berjalan dengan baik.

4. Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan. Semangat demokrasi menuntut kesediaan masyarakat untuk membenkan kritik yang membangun, disampaikan dengan cara yang sopan dan bertanggung jawab untuk kemungkinan menerima bentuk-bentuk tertentu.

5. Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral. Demokrasi mewajibkan adanya keyakinan bahwa cara mencapai kemenangan haruslah sejalan dengan tujuan dan berdasarkan moral serta tidak menghalalkan segala cara. Demokrasi memerlukan pertimbangan moral atau keluhuran akhlak menjadi acuan dalam berbuat dan mencapal tujuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERi PEMBELAJARAN KELAS 3 SD "SUMBER ENERGI"

Sumber Energi Sumber Energi adalah segala sesuatu di sekitar yang mampu menghasilkan suatu energi baik yang kecil maupun besar. Ada berbagai macam sumber energi yang bisa menghasilkan Dalam hal pembagian-nya, Sumber energi secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui dan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui 1. Sumber energi yang dapat diperbaharui a. Energi matahari (cahaya) Energi matahari sangat melimpah jumlahnya khususnya bagi wilayah yang beriklim tropis. pemanfaatan sinar matahari adalah dengan menggunakan sel surya yang berfungsi mengubah energi surya menjadi energi listrik. Ada juga yang memanfaatkan sinar matahari untuk memasak dengan menggunakan produk kompor bertenaga sinar matahari contohnya di negara India. b. Panas bumi Panas bumi merupakan energi yang bersumber dari dalam Perut bumi, Panas bumi merupakan energi yang melimpah dan terbarukan sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan energi panas bumi. Selain...

PENDIDIKAN KARAKTER

 Pendidikan Karakter Pengertian Karakter Pendidikan adalah sebuah proses untuk memanusiakan manusia dengan berbagai faktor menuju peradaban manusia. Karena dengan pendidikan diharapkan anak manusia dapat menemukan jati dirinya, kemudian membangun peradaban sebagai cita cita semua ummat manusia. Jadi jelas bawha pendidikan memiliki tugas utama yakni membangun peradaban dari individu sampai seluruh umat.  Dalam pendidikan terdapat nilai nilai yang diusung yakni kebaikan, ini harus dimengerti oleh pendidik, oleh peserta didik dan seturusnya. Salah satu nilai yang diusung tersebut adalah karakter manusia yakni nilai nilai kebaikan atau nilai yang diharapkan mampu menghantarkan individu menjadi yang terbaik dalam membangun peradaban. Thomas Lickona (1016:13) menjelaskan bahwa; Karakter adalah kepemilikan akan “hal hal yang baik” sebagai orang tua dan pendidik, tugas ktia adalah mengajar anak anak dan karakrter adalah apa yang termuat di dalam pengajaran kita.  Jadi jelaslah ba...

PENGGUNAAN BAHASA DALAM KARYA TULIS ILMIAH

 Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan yaitu menggunakan metode ilmiah di dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan menggunakan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang meliputi : bersifat objektif, logis, empiris, sistematik, lugas, jelas, dan konsisten. Sesuai dengan ciri-ciri tersebut, tulisan yang termasuk dalam jenis karya ilmiah di antaranya ialah: makalah (paper), artikel ilmiah, laporan akhir, dan laporan penelitian (termasuk skripsi, tesis, dan disertasi). Dari pengertian tersebut jelas sekali bahwa sebuah tulisan ilmiah harus memenuhi kriteria keilmiahan tertentu serta kriteria kebahasaan yang tertentu pula.  Sifat objektif, logis, sitematik, lugas, dan jelas dalam sebuah karya tulis ilmiah dapat dicapai hanya dengan bahasa yang tepat. Isi atau gagasan yang sangat bagus jika disampaikan dengan bahasa yang kurang tepat atau kuran...