Pada prinsipnya semua karya ilmiah adalah hasil dari suatu kegiatan ilmiah. Dalam hal ini yang membedakan hanyalah materi, susunan, tujuan serta panjang pendeknya karya ilmiah tesebut. Secara garis besar, karya ilmiah diklasifikasikan menjadi dua, yaitu: karya ilmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian.
1. Karya Ilmiah Pendidikan
Adalah digunakan sebagai tugas untuk meresum pelajaran serta sebagai persyaratan mencapai suatu gelar pendidikan.
Jenis-jenis karya ilmiah pendidikan sebagai berikut:
a. Paper
Atau lebih populer dengan sebutan karya tulis adalah karya ilmiah berisi ringkasan resum suatu mata kuliah tertentu atau ringkasan dari suatu ceramah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya. Tujuan pembuatan paper adalah melatih mahasiswa untuk mengambil inti sari dari mata kuliah atau ceramah yang diajarkan oleh dosen. Penulisan paper agak di perdalam dengan beberapa bab antara lain, bab 1: pendahuluan bab 2 :pemaparan data, bab 3: pembahasan atau analisis, dan bab 4: penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran.
b. Praskripsi
Adalah karya ilmiah pendidikan yang digunakan sebagai persyaratan mendapatkan gelar sarjana muda. Karya ilmiah ini disyaratkan bagi mahasiswa pada jenjang akademik atau setingkat diploma 3 atau D3. Format tulisannya terdiri atas:
Bab 1 pendahuluan (latar belakag pemikiran, pemasalahan, tujuan penelitian atau manfaat penelitian dan metode penelitian)
Bab 2 gambaran umum (menceritakan keadaan lokasi penelitian yang dikaitkan dengan permaslahan penelitian)
Bab 3 deskripsi data ( memaparkan data yang diperoleh dari lokasi penelitian)
Bab 4 analisis ( pembahasan data untuk menjawab masalah penelitian dan
Bab 5 penutup ( kesimpulan penelitian dan saran).
c. Sekripsi
adalah karya ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain, pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fata-fakta empiris yang objektif, baik yang berdasarkna penelitian langsung (observasi lapangan) maupun penelitian tidak langsung (study perpustakaan). Sekripsi ditulis sebagai syarat mendapatkan gelar sarjana atau S1. Pembahasan dalam sekripsi harus di lakukan menikuti alur pemikiran ilmiah, yaitu logis dan empiris.
d. Tesis
Adalah suatu karya ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dari pada sekripsi. Tesis merupakan syarat untuk mendapatkan gelas magister atau S2. Penulisan tesis bertujuan mensintesiskan ilmu yang di peroleh dari perguruan tinggi guna memperluas kazanah ilmu yang telah didapatkan dari bangku kuliah master. Kazanah ini terutama berupa temuan-temuan baru dari hasil suatu penelitian secara mendalam tentang suatu hal yang menjadi tema tesis tersebut.
e. Disertasi
Yaitu suatu karya ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta akurat dengan analisis terinci. Dalil yang dikemukakan biasanya dipertahankan oleh penulisanya dari sanggahan-sanggahan senat guru besar atau penguji pada suatu perguruan tinggi. Disertasi berisi hasil penemuan-penemuan penulis dengan menggunakan penelitian yang lebih mendalam terhadap suatu hal yang dijadikan tema dari disertasi tersebut. Penemuan tersebut bersifat orisinil dari penulis sendiri. Penulis disertasi berhak menyandang gelar doctor.
2. Karya Ilmiah Penelitian
Terdiri dari beberapa jenis karya ilmiah. Jenis karya ilmiah penelitian sebagai berikut:
a. Makalah Seminar
Meliputi naskah seminar dan naskah bersambung.
1) Naskah seminar adalah karya ilmiah yang berisi uraian dari topik yang membahas dari suatu permasalahan yang akan di sampaikan kedalam forum seminar.
2) Naskah bersambung, bentuk tulisan bersambung ini mempunyai judul dengan pokok bahasan atau topik yang sama, hanya penyajiannya saja yang dilakukan secara bersambung atau bisa juga saat pengumpulan data penelitian dalam waktu yang berbeda.
b. Laporan Hasil Penelitian
Adalah bagian dari bentuk karya ilmiah yang cara penulisanya dilakukan relatif singkat. Laporan ini bisa di kelompokan sebagai karya tulis ilmiah karena berisikan hasil dari suatu kegiatan penelitian meskipun dari tahap awal.
c. Jurnal penelitian
Adalah buku yang terdiri atas karya ilmiah yang isinya berupa hasil penelitian dan resensi buku. Jurnal penelitian ini harus ditulis secara teratur dan sebaiknya mendapatkan nomer dari suatu perpustkaan nasional berupa ISSN ( internasional standart serial number).
Komentar
Posting Komentar